Selalu Buang Air Kecil Setelah Seks
Anda mungkin pernah dengar kalau untuk mencegah infeksi saluran kencing (Urinary Tract Infection atau UTI), Anda dianjurkan untuk menu rutin 'panggilan alam' sebelum dan sesudah bercinta. Well, tidak seluruhnya benar.
"Membuang air kecil setelah intercourse, walaupun Anda tidak benar-benar kebelet, memang bisa membantu membuang bakteri penyebab infeksi dari tubuh Anda," jelas David M. Kaufman, urologis.
"Tapi ketika Anda melakukannya sebelum bercinta, justru berpotensi melemahkan aliran urin setelahnya, sehingga kemungkinan pengeluaran mikroba pun berkurang."
Kali lain Anda berencana untuk beraksi di atas ranjang, tahan keinginan untuk ke kamar mandi (kecuali Anda memang benar-benar HARUS pergi; karena seks jadi tak nikmat saat kebelet).
Baru sesudahnya, tunda sejenak sesi cuddle untuk mengunjungi kamar mandi, supaya bakteri yang berbahaya bisa langsung dikeluarkan. Atau, seperti saran Dr. Kaufman, Anda bisa melakukan quick shower dengan sabun lembut sebelum seks.
"Hal simpel ini akan membersihkan tubuh dari kuman, sehingga mengurangi kemungkinan Anda terkena UTI,"
Kiat Mencegah Infeksi Saluran Kemih
Pernahkah Anda merasa nyeri saat buang air kecil? Atau bahkan buang air kecil sering sekali dan rasanya tak juga tuntas? Mungkin Anda terkena infeksi saluran kemih.
Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang mengenai sistem saluran kemih seperti ginjal, kandung kemih, dan uretra. Infeksi saluran kemih memiliki nama yang berbeda, berdasarkan organ yang terinfeksi. Contohnya, apabila yang terinfeksi adalah bagian saluran uretra, maka namanya adalah uretritis. Bila infeksi menyerang bagian kandung kemih, sebutannya sistitis. Sedangkan bila infeksinya mengenai bagian ginjal, hal ini disebut dengan pielonefritis. Infeksi saluran kemih ini dapat terjadi secara akut, kronik, dan berulang.
Secara umum, infeksi saluran kemih dibagi menjadi dua, yaitu infeksi saluran kemih bagian atas dan infeksi saluran kemih bagian bawah. Infeksi saluran kemih bagian atas biasanya menyerang dan menimbulkan infeksi pada organ ginjal. Sebaliknya, infeksi saluran kemih bagian bawah menyerang bagian kandung kemih dan uretra.
Penyebab paling sering terjadinya infeksi saluran kemih adalah bakteri, tetapi virus dan jamur juga terkadang jadi biang keladinya.
Bagaimana cara mengetahui Anda terkena infeksi saluran kemih? Biasanya infeksi ini bisa dikenali dengan gejala awal seperti rasa nyeri saat buang air kecil, dan frekuensi buang air kecil yang menjadi lebih sering.
Anda juga perlu hati-hati karena infeksi saluran kemih adalah penyakit menular, yang penularannya bisa melalui hubungan seks dan penggunaan toilet yang tidak bersih.
Agar tak terkena infeksi saluran kemih, berikut ini sejumalh cara pencegahannya:
• Dibanding pria, wanita lebih berisiko terkena infeksi saluran kemih, terutama infeksi saluran kemih bagian bawah. Jagalah kelembapan dan kebersihan bagian intim Anda.
• Bersihkan dengan air bersih dan keringkan setelah melakukan buang air kecil atau besar agar tidak memicu terjadinya infeksi saluran kemih.
• Jangan menahan apabila ingin buang air kecil. Buang air kecil apabila memang Anda ingin dan perlu. Menahan buang air kecil juga dapat memicu terjadi infeksi saluran kemih.
dr. Femmy Nurul Akbar, SpPD
• Perbanyak minum air setiap hari agar kencing menjadi lancar.
• Buanglah air kecil setelah melakukan hubungan seksual, untuk membantu membersihkan bakteri.
Sabtu, 27 Juli 2013
Selalu Buang Air Kecil Setelah Seks dan Kiat Mencegah Infeksi Saluran Kemih
07.21
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar