Ragam obat jerawat bisa Anda temukan dengan mudahnya di pasaran. Tapi tak ada salahnya kalau mengatasi masalah jerawat dengan cara alami.
Alternatif ini boleh dibilang lebih praktis, bahkan lebih murah.Apa sajakah itu?
Pertama adalah dengan wortel. Dilansir dari Medical Daily, wortel diyakini mampu mengobati jerawat karena memiliki retinoid, terkandung dalam vitamin A dan beta-carotene. Nah retinoid adalah vitamin yang biasa ditemukan dalam obat anti jerawat. Vitamin ini membantu menjaga sistem kekebalan dan kecantikan kulit sekaligus.
Menurut University of Maryland Medical Center (UMM), beta-carotene mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab inflamasi. Jadi rajin-rajinlah mengonsumsi wortel.
Selain wortel, jus lemon ternyata juga bisa mengatasi masalah jerawat Anda.
Kadar asam yang tinggi dalam jus lemon mampu melawan bakteri dalam jerawat. Usapkan air jus lemon pada bagian wajah yang terinfeksi jerawat.
Dalam Lemonjuiceforacne.com, disebutkan setelah air jus lemon mengenai kulit, bakteri penyebab jerawat akan memecah. Air jus lemon juga bisa mengatasi luka goresan, bercak hitam pada wajah, bahkan tanda-tanda penuaan.
Kalau cara yang satu ini mungkin sudah tak asing yaitu menggunakan es batu. Es batu membantu meredakan inflamasi dan melancarkan aliran darah dalam pembuluh darah. Cukup usapkan es batu pada area wajah yang terinfeksi jerawat tak lebih dari lima menit.
Kenapa Kurma Dianjurkan Buat Buka Puasa?
Pada bulan Ramadhan ini buah kurma merupakan salah satu buah yang menjadi primadona. Kurma atau dalam bahasa Arab di sebut Tamr adalah sejenis tanaman palma yang buahnya bisa dimakan. Lantas kenapa sih kurma di anjurkan sebagai santapan pembuka puasa?
Pohon kurma berukuran sedang biasanya mencapai 15-25 meter. Buahnya cenderung lonjong atau agak bulat dengan warna yang beragam. Selain itu ada juga yang berwarna kuning keemasan, kuning kecokelatan, merah, hingga hitam.
Pada jaman dahulu buah kurma menjadi makanan pokok. Karena didalam kurma terdapat nutrisi yang beragam, dari karbohidrat, lemak, protein, air, Vitamin C hingga mangan. Dalam 100 gr kurma segar terdapat kandungan energy sebesar 230 kcal, sehingga tak heran kalau kurma menjadi salah satu makanan pembuka puasa ringan.
Selain mengandung karbohidrat yang membantu memberikan energi, buah kurma juga punya banyak khasiat lain di bidang kesehatan.
Dilansir dari majalahkesehatan.com, makan kurma memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti:
1. bangsa Arab Badui yang makan kurma secara teratur kabarnya memiliki tingkat kanker dan penyakit jantung yang rendah.
2. Buah kurma juga kaya akan serat, sehingga dapat menyerap kolesterol jahat di dalam usus. Seratnya akan membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
3. Sebagai makanan laksatif, kurma dapat melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit.
4. Di dalam kurma juga ada kandungan antioksidan yang disebut tanin. Tanin ini bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
5. Selain mengandung vitamin C, ada sedikit kandungan vitamin A pada kurma. Menjaga kesehatan mata dan kulit secara alami.
6. Merupakan sumber zat besi yang baik, kurma membantu melancarkan peredaran oksigen di dalam darah.
7. Kurma juga kaya akan vitamin K dan vitamin B, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, serta berperanan penting dalam pembekuan darah serta metabolisme tulang.
Sekarang, tak ada keraguan lagi untuk menambahkan kurma dalam menu berbuka puasa kan?




